Saya tidak tahan dengan pengajaran cabul guru gim saya yang berdarah panas dan berbadan besar tanpa saya sedari, jadi saya terus menidurinya. Kemudian dia kembali dan tidak henti-henti meramas zakar delinkuen itu lagi dan lagi dengan tujahan seperti ombohnya yang berpeluh habis-habisan. (Tokiru Rusa)
Post Komen